Rabu, 25 Januari 2012

TIPS AGAR MB BAKALAN CEPAT NGEVOER



Saya sering mendenger keluhan para penghobi pemula Burung Murai Batu, mempertanyakan bagaimana caranya MB bakalan bisa makan Voer.   Dari keluhan itulah saya mendapatkan  inspirasi  untuk menulis dengan membahas tentang cara mengajarkan MB Bakalan kita agar cepat makan voer. Padahal mengajari ngevoer adalah salah satu tahapan penting dalam merawat MB.

Kenapa penting? Karena alasan-alasan berikut
 

  1. Pada kenyataannya karena alasan harga dan lain hal, kita hanya sanggup membeli MB Bakalan [baca : MB tangkapan hutan]. MB tangkapan hutan ini [terlebih yang masih dalam kondisi ombyokan] rata-rata belum mau ngevoer. Untuk itu mau gak mau kita harus mengajarinya.
  2. Khususnya MB dengan status MB Rumahan, voer adalah makan yang vital. Sehingga jika MB kita mau ngevoer, kita tidak akan kuatir jika sewaktu-waktu MB kita harus ditinggal pergi barang sehari dua hari.
  3.  Banyak pelomba yang anti voer untuk MBnya karena alasan performance, sehingga makanan MBnya adalah full EF. Tapi tidak sedikit juga pelomba yang lebih suka kalau MBnya mau ngevoer. Karena dengan makanan tambahan voer [bukan full EF] mereka meyakini akan lebih gampang mengontrol tingkat birahi si MB.
  4. Alasan ekonomi dan ketersediaan EF. Anda masih ingat waktu-waktu bulan puasa dan Lebaran kemarin? Harga kroto, jangkrik, UH, UK maupun EF yang lain melonjak gila-gilaan. Sudah mahalnya minta ampun, barangnya suka gak tersedia di kios-kios burung. Untuk temen-temen yang MBnya tidak mau ngevoer, hal ini tentu menjadi masalah yang tidak kecil.
  5. Dengan mau mengkonsumsi voer, artinya MB anda yelah mampu beradaptasi dari makanan asli di habitatnya. Dan ini bukan tidak ada harganya. Coba tanya ke penjual MB. Selalu MB yang sudah ngevoer dibanderol lebih mahal daripada yang belum.
  6.  Alasan yang lain.... silahkan  anda menambahkan dan melengkap.....

Berikut ini tahapan yang dapat ditempuh agar MB Bakalan cepat ngevoer :
 

Cara 1 :
  1. Pada saat anda memilih MB bakalan, anda harus yakin dgn melihat sendiri, bahwa MB bakalan yang akan anda beli mau memakan EF seperti jangkrik atau Ulat Hongkong pada saat diberikan. Ini paling penting, karena dari hal tsb, kita bisa yakin bahwa MB bakalan tsb mau makan dan tidak bermasalah dgn mulut dan pencernaannya.Triknya, coba lempar UH atau jangkrik kecil pada MB bakalan, jika langsung mau dimakan berarti resiko awal sudah terlewati.
  2. Persiapkan kandang untuk MB bakalan yang baru kita dapat. Sebaiknya kandang berupa kandang berbentuk persegi dan diletakkan agak sedikit rendah. Saya memilih Kandang persegi, karena mudah untuk digantung menempel ke dinding, dibandingkan kandang bulat. Pada tahap awal usahakan kandang tetap stabil, artinya jangan sering diganggu dan dipindah-pindah, sampai MB bakalan tsb makan voer.Letak yang sedikit rendah, maksudnya untuk memudahkan pemantauan terhadap makanan dan kotoran MB bakalan tsb.
  3. Sebelum kita masukan MB bakalan yang baru ini ke dalam kandang, sebaiknya MB tsb dibasuh terlebih dahulu dengan air. Hal ini berguna untuk menurunkan stress dari MB selama perjalanan maupun pada saat kita masukkan ke dalam kandang baru. Jangan lupa letakkan juga mangkok mandi dalam sangkar untuk kebutuhan mandi MB tsb. Biasanya setelah dibasuh, MB akan langsung mandi dalam mangkok mandi.
  4. Setelah itu, coba berikan voer favorit anda yang sudah terlebih dahulu dihaluskan (sehalus tepung). Lalu campurkan UH sebanyak 25 ekor dan lumatkan dalam voer halus. Ingat, lumatkan sehingga tepung voer melekat pada bagian UH yang lumat. Jangan lupa sisipkan juga UH yang masih hidup sebanyak 10 ekor dalam tempat makanannya. Adanya UH yang masih hidup dan bergerak-gerak, untuk merangsang MB mau makan ke tempat makanannya. Anda dapat juga menggunakan kroto, karena sesungguhnya kroto jauh lebih bagus dari UH.
  5. Sebaiknya tempat makanan diletakkan didasar kandang dan bentuknya besar. Ini untuk memudahkan MB melihat lokasi makanan dan merangsang MB untuk mau cepat makan. Dialamnya, MB adalah jenis burung yang suka turun ke tanah dalam mencari makan. Jadi pada tahap awal sebaiknya letak tempat makanan tidak perlu sejajar dgn tangkringan.
  6. Lakukan proses ini sebanyak 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.
  7. Jika tepung voer terlihat kotor, sebaiknya langsung diganti dgn tepung voer yang baru.
  8. Jika warna kotoran MB bakalan telah sama dgn warna voer, dan kotorannya juga terlihat sedikit padat, coba campurkan voer halus dgn yang kasar.
  9. Jika prosesnya berhasil dalam arti kata MB tsb sudah mau makan voer kasar dan tidak perlu lagi bantuan UH yang dilumatkan, berarti Kita sudah berhasil membuat MB bakalan mau memakan voer.

Cara 2 :

  1.  Setelah membeli MB bakalan, sampai dirumah, langsung dibasuh dengan air untuk mengurangi tingkat stress.
  2. Memberikan kroto 1 sendok yang dicampur voer halus dengan campuran merata, setelah itu dikrodong
  3. Lakukan secara bertahap dengan selang 2 hari, 1 sendok kroto dicampur dengan voer halus dan sedikit voor kasar, secara bertahap hingga voer yang lebih banyak dibanding kroto..
  4. Pemberian jangkrik diberikan p/s 2/2 saja agar MB bakalan tersebut tdk kekenyangan hanya dgn memakan jangkrik..
  5. Lakukan hal ini secara betahap, sambil memantau perkembangan kotorannya, jika warna kotorannya telah sama dengan warna voer, mengindikasikan bahwa kita sudah berhasil untuk membuat mb bakalan tersebut memakan voer.

Cara 3 :
:
  1. Pemberian pakan jangkrik dengan memasukkan beberapa butir voor ke dalam perut jangkrik, dengan cara dimasukkan melalui kepala jangkrik yang sudah dipotong, bisa dengan bantuan lidi untuk memasukkan voer tersebut kedalam perut jangkrik.
  2. Pemberian jangkrik ke mb bakalan tidak dibatasi, sampai mb tersebut merasa kenyang pagi dan sore.
  3. Lakukan hal ini dengan bertahap sampai mb bakalan tersebut terbiasa dengan memakan voer yg telah kita masukkan kedalam perut jangkrik dan sembari kita memantau kotorannya.

Cara 4 :  

  1. Bila kita membeli beberapa ekor mb bakalan,, dapat kita masukkan kedalam 1 kandang yang ukuran besar karena mb bakalan belum memiliki sifat tarung yang tinggi.
  2. Pemberian Pakan terhadap beberapa ekor mb bakalan tersebut dapat dilakukan dengan pengabungan CARA 1 dan CARA 2,, dimana meletakkan UH yg sudah dicampur voor halus dan meletakkan juga kroto yang sudah dicampur voor halus.
  3. Dengan sistem ini mb bakalan tersebut akan lebih cepat untuk memakan pakan yang ada,, karena adanya beberapa ekor mb lainnya didalam 1 kandang.
  4. Lakukan sistem ini secara bertahap, sampai voer halus tergantikan dengan voer kasar sambil memantau perkembangan kotorannya.


Selamat mencoba,

Kombat ( Komunitas Black Tail)
SALAM BLACK TAIL MANIA
 

Catatan :
  • Cara ini hanya salah satu dari sekian banyak cara yang bisa ditempuh. Kalau temen-temen mempunyai pengalaman yang berbeda, silahkan di share pengalamannya.
  •  Kalau salah tolong dikoreksi, kalau kurang tolong ditambahi.
  • P/S singkatan Pagi/sore
 

1 komentar: