Minggu, 19 Februari 2012

Dampak positive dan negative Sinar Matahari pada saat penjemuran Murai Batu


Seperti kita ketahui, penjemuran adalah bagian integral dari pola rawatan untuk semua burung berkicau, termasuk Murai Batu.  Pada kesempatan ini, saya ingin sedikit menjelaskan tentang dampak negative dan positive yang bisa terjadi dari proses penjemuran.


POSITIVE

    Matahari diciptakan oleh Tuhan memang memiliki banyak manfaat untuk kelangsungan hidup tumbuhan, hewan dan manusia. Paparan matahari ini ternyata juga bisa dijadikan terapi beberapa penyakit. Sinar matahari yang baik yaitu pada pagi hari dimulai jam 7 pagi sampai jam 9 pagi dan setelah jam 16.00 sore hari. Pada saat itu matahari TIDAK AKAN memancarkan sinar gelombang pendek (ultraviolet,sinar-x,sinar gamma dan sinar cosmos) yang merusak. Pada jam tersebutlah matahari akan memberikan manfaatnya dengan memancarkan sinar gelombang panjang atau infra merah yang menyehatkan. 

Manfaat sinar matahari saat penjemuran Murai Batu : 

1. Sumber Vitamin D.
     Dalam sinar matahari mengandung sinar yang namanya ultraviolet. Nah pada saat MB kita jemur, sinar ini disaring di kulit, dan sinar ini merubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D.Kalau MB kita menerima sinar matahari selama 5 menit saja, itu sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh MB tersebut. 

2. Meredam Kolesterol Darah.
    Hal ini bisa terlihat dari derasnya keringat bila kita berjemur di bawah sinar matahari. Seolah semua penyakit yang diderita keluar yang keluar. begitu pula dengan MB kita. 
Setelah kolesterol yang ada di bawah kulit tadi dirubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh akan memberikan sinyal kepada kolesterol untuk keluar dari darah menuju kulit. Sehingga kolesterol pun ikut teredam karenanya, dan inilah yang akan mencegah kegemukan pada MB . 

3. Membunuh Bakteri. 
     Sinar matahari juga mampu membunuh bakteri penyakit, virus dan juga jamur. 

4. Kesehatan Pernafasan.
    Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan tubuh. Sinar matahari mampu meningkatkan jumlah glikogen yang otomatis juga akan memberikan kebugaran pernafasan.Sehingga MB anda akan kuat dalam melantunkan nyanyiannya. 

5. Membentuk dan Memperbaiki Tulang. 
   Dengan meningkatnya vitamin D dalam tubuh MB karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium. Kondisi inilah yang dapat membentuk dan memperbaiki tulang.Kurangnya kalsium pada MB yang menyebabkan MB itu akan mengambil kalsium dari tulang di bulu-bulunya. 

6. Meningkatkan Kekebalan.
    Pada saat MB kita terkena sinar matahari, maka akan terjadi penambahan sel darah, yang berguna untuk melawan penyakit, dan otomatis antibodi pun akan ikut meningkat dan tidak mudah terkena penyakit. 

Tips penjemuran yang baik adalah setidaknya luangkan waktu minimal selama 1 jam atau 2 jam saja untuk dapat menikmati panasnya sinar matahari dan lebih baik dilakukan pada pagi hari untuk mendapatkan hasil yang optimal. 


NEGATIVE

Seperti kita ketahui, penjemuran adalah bagian integral dari pola rawatan untuk semua burung berkicau, termasuk Murai Batu. Pada kesempatan ini, saya ingin sedikit menjelaskan tentang dampak negative yang bisa terjadi dari proses penjemuran. Sebagian besar hobbies, cenderung memaksakan untuk menjemur MBnya dalam jangka waktu yang bisa dihitung dalam jam, misalnya 1 jam, 2 jam atau bahkan lebih. 

Hal ini dilakukan untuk menjaga stamina dan meningkatkan daya tahan dari MB tersebut. 

Pertanyaan yang muncul, apakah tidak ada dampak negative dari pola penjemuran seperti di atas...???? 
Jawabannya, saya yakin pasti ada, sebab dialamnya, MB tidak menjemur dirinya dalam jangka waktu yang terpola seperti di atas. 

Berikut ini adalah dampak-dampak negative yang bisa muncul karena proses penjemuran tersebut : 

1. Katarak. 
  Yaitu selaput berwarna putih yang menutupi bola mata dan bisa menyebabkan kebutaan pada MB.  Katarak ini muncul akibat dari sinar ultra violet yang secara terus menerus terkena pada retina mata MB.  Hal ini bisa terjadi pada MB-MB yang mengalami proses penjemuran secara berlebihan. 

2. Bulu yang kusam. 
   MB yang sering mengalami proses penjemuran, cenderung akan terlihat kusam. Hal ini terjadi karena hilangnya zat lilin yang ada pada bagian bulu, yang berfungsi untuk menjaga kecerahan warna bulu.  Selain kusam, hilangnya zat lilin juga bisa menyebabkan bulu-bulu MB terutama bagian ekor dan sayap sangat mudah pecah dan rusak. 

3. Rusaknya pita suara. 
    MB yang mengalami penjemuran secara berlebihan akan mengalami gangguan pada pita suaranya.  Awalnya mungkin si MB akan terdengar bersuara serak, jika masih dilakukan penjemuran secara berlebih, bukannya tidak mungkin, suara MB akan mengecil dan hilang sama sekali. 

4. Pecahnya pembuluh darah. 
   Ciri yang umum terjadi, si MB akan terlihat lunglai dan tidak sanggup berdiri tegak.  Kondisi yang paling parah, kedua kakinya akan mengalami kelumpuhan.  Kematian adalah akhir dari semua ini. 

   Solusi terbaik untuk semua ini adalah, jangan pernah memaksakan penjemuran buat MB dengan harapan untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh dari si MB. Penjemuran adalah bagian dari pola hidup MB dialamnya yang lebih bertujuan untuk menghangatkan badan dan membunuh segala macam jamur dan kutu yang mungkin ada pada tubuhnya. Dialamnya, MB juga hanya berjemur diri secukupnya, bahkan tidak lebih dari 10 menit. 
Perbandingannya, lihat saja burung-burung kecil di pohon di pagi hari.    Setelah mandi dengan embun yang menempel di daun, burung-burung ini langsung membersihkan bulunya dan setelah kering langsung terbang.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar